PEMAHAMAN E-BUSINESS
Apa
itu E-Business?
E-business adalah
kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi
elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu
perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan
eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pemasaran
barang secara online melalui www.olx.com . Dari proses pemesanan barang,
konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah
sampai kepada customer dilakukan secara elektronik. E-business memiliki
karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja
e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis hanya mengandalkan pertemuan antar pebisnis
seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner. Sedangkan
e-business tidak hanya mengandalkan pertemuan antar pebisnis tetapi juga
memanfatkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya. “Kutipan
Dari Bloger Octianaeni.NET”
Proses Pembangunan Sistem E-Business
Sebelum
kita memlulai bisnis sebaiknya kita
merancang proses perencanaan sistem e-bisnis dan pembangun sistem e-Business bukan
hanya mengkomputerisasi Sistem Informasi bisnis yang kemudian dihubungkan ke
Internet. Jika pemahaman itu yang menjadi landasan dalam membangun sistem
e-Business, maka sistem itu sulit untuk bertahan. sehingga dibutuhkan proses
perencanaan sistem E-business yang benar dan tepat. Berikut hal- hal yang perlu
di perhatikan dalam rancangan sistem e-bisnis antara lain:
1.
Menghubungkan
komputer personal dengan jaringan komputer dan Internet seoptimal mungkin.
2.
Membangun
halaman web untuk jalinan komunikasi antara perusahaan dengan konsumen secara
efektif dan fleksibel.
3.
Membangun
sistem e-Business yang efektif.
Tahapan-tahapan
yang harus di rancang dalam sistem E-Business
1. Tahap Perencanaan E-Business
2.Tahap Analisis E-Business
3. Tahap Perancangan E-Business
4. Tahap Pemaparan E-Business
1. PEMBANGUNAN SISTEM E- BUSINESS
I. Membangun
Sebuah e-Business
Dalam
membangun sebuah e-business, ada lima tahapan yang harus dilalui oleh calon
pebisnis online. Kelima tahapan dalam perencanaan pembangunan sebuah bisnis
online atau e-biz.
- Penetapan strategi E-biz.
- Perencanaan Website yang Representatif.
- Pembuatan Website.
- Promosi Website.
- Respons terhadap feedback yang muncul,yang diakhiri dengan worksheet merencanakan business action plan.
II. Kapan Kita
Membutuhkan Website?
Apakah
kita sudah benar-benar siap untuk membangun sebuah stategi e-biz kita?sebelum
melangkah, sebaiknya diperhitungkan terlebih dahulu apakah bisnis anda
benar-benar membutuhkan sebuah website. dengan melakukan pengetesan Terlebih
dahulu kita dapat melihat permasalahan sebenar nya lebih mudah. berikut
beberapa pertimbangan yang dapat menunjuan perlu tidaknya bisnis kita memiliki
website.
- Pesaing anda telah online lebih dulu dengan sebuah website dan anda yakin bahwa keberadaan online mereka telah membuat bisnis menjadi lebih buruk bagi anda.
- Bisnis anda akan memperoleh keuntungan dari berkomunikasi dengan para konsumen.
- Aktivitas pemasaran bsinis anda akan lebih sukses dengan adanya sebuah website.
- Bisnis anda akan memperoleh keuntungan dari direct sales dan distribusi.
- Produk anda termasuk tipe produk yang sangat terdukung oleh promosi dan atau penjualan online.
- Aliansi bsinis anda mengharuskan adanya sebuah website.
III. Tahapan Perencanaan Pembangunan
Bisnis Online
1.
Penetapan Strategi E-Biz
Langkah
1: mengidenifikasikan internet benefit . Internet benefit ini nantinya akan
muncul melalui dua cara:
- Dengan menggunakann feature-feature pada Web sebagai bagian dari produk atau layanan .
- Menggunakan web untuk meningkatkan keuunggulan yang sudah ada pada produk atau layanan .
Langkah
2 : Menentukan model pendapatan
- Terdapat beberapa pendekatan dasar untu mendatangkan pendapatan melalui sebuah web
- Direct sales : pendapatan akan dating langsung dari penjualan produk atau layanan.
- Indirect sales : pendapatan akan dating secara tidak langsung dari site content melalui penjualan space iklan.
- Licensing atau selling content : pendapatan akan diperoleh dari lisensi atau penjualan
- content ke pihak atau site lain.
2. Perencanaan Website yang Representatif
Tahap kedua adalah merencanakan website yang cukup
representative . beberapa keputusan yang harus dibuat mengenai organisasional
website dan aspek-aspek teknis dari e-biz lain :
Langkah1 :Memilih technical resource
Langkah2 :Membuat sebuah site map
Langkah 3 : Pemantapan tampilan website b
Langkah 4 : Membangun fungsionalitas teknis pada website
Langkah 5 : Membuat rencana pemeliharaan website
Langkah2 :Membuat sebuah site map
Langkah 3 : Pemantapan tampilan website b
Langkah 4 : Membangun fungsionalitas teknis pada website
Langkah 5 : Membuat rencana pemeliharaan website
3. Pembuatan website
Langkah 1 : Membuat rencana isi Rencana isi ini akan sangat membantu dalam
menjelaskan mengenai:
1.Isi yang sebenarnya di butuhkan
2.Apakah isi ini sudah ada
sebelumnya atau tidak
3.Isi
apa yang perlu untuk dibuat
Langkah 2 : Membuat homepage
Terdapat
beberapa hal penting yang harus selalu di ingat bila membuat homepage:
1.
Kesan
pertama . home page merupakan halaman pertama, dan yang mampu menimbulkan kesan
pertama pada pengunjung site, disinilah titik kritisnya apaka mereka akan
melanjutkan perjalanan di website tersebut atau meninggalkannya ke website
lain.
- Caranya cepat dan mudah .
Langkah
3 : Merubah isi yang ada dan pengadaan isi yang diperlukan
Membuat isi untuk web meminta tidak hanya menyangkut masalah
penggubahan materi tertulis ke dalam HTML . page (HTML-Hypertext Markup
Languange – bahasa computer yang digunakan untuk menciptkan dokumen yang dapat
dibaca menggunakan web browser).
Langkah
4 : mengintegrasikan e-biz
- Keberadaan e-biz secara potensial mempengaruhi keseluruhan nilai yang lain memunculkan aktifitas dalam model bisnis antara lain :
- Desain produk.
- Marketing dan promosi.
- Penjualan.
- Akuntansi dan control inventory.
- Customer service.
4. Promosi e-Biz (website)
Langkah 1 : memilih dan mendaftarkan nama domain .
Domain name adalah sebuah nama unik yang mengidentifikasikan
sebuah site di internet . Biaya untuk mendaftarkan domain name sangat ringan
dan biasanya registrasi ini berlaku untuk dua tahun.
Langkah
2 : Rencana promosi
Promosi memiliki kedudukan yang sangat penting bagi
keberhasilan sebuat e-biz. rencana promosi e-biz berisi kombinasi metode
promosi tradisional dengan metode online yang sesuai dengan kondisi internet.
5. Respons Terhadap Feedback yang Masuk
Langkah
1 : Rencana follow-up customer support
- Dibutuhkan sebuah model unty mem-folloe-up input dari konsumen. Beberapa model follow-up atas input dari konsumen yang dapat dilakukan oleh bagian customer service :
- E-mail us. Sebagian besar website memiliki fungsi “e-mail us “ dengan tipe dimaksudkan mendorong pengunjung untuk bertanya.
- Sekarang banyak usaha kecil yang memiliki saluran nomer 800 untuk menampung order dan pertanyaan-pertanyaan.
Langkah
2 : pemeliharaan website
- Masalah ini telah dikupas secara lebih mendetail mengenai pemeliharaan website untu memastikan agar apa yang direncanakan telah diimplementasikan dengan efektif. Berikut beberapa pekerjaan yang harus dilakukan dalam pemeliharaan sebuah website :
- Menjaga agar content website selalu baru,menarik,dan cocok dengan gaya website itu sendiri.
- Memastikan isi site benar-benar akurat dan up-to-date.
- Melacak aliran pengunjung.
- Memastikan semua link aktif dan pada tempat yang tepat pada website.
Langkah 3 :
Penelusuran penggunaan sitem
Sebagian besar Internet Service Provider (ISP) menyediakan
site-tracking toolatau dapat diperoleh dengan
membeli software program sute-tracking toolmaupun software-nya akan
menimbulkan perasaan “kelebihan data tetapi kekuranagn informasi “.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar